Detail Berita

Kegiatan

Mengenal Lebih Dekat Greenhouse Assalafiyyah Mlangi

Tim Media MTSAM
Mengenal Lebih Dekat Greenhouse Assalafiyyah Mlangi

Sleman – Mengenal lebih dekat dengan Greenhouse di Pondok Pesantren Assalafiyyah. Fasilitas pertanian modern ini dikelola oleh operator bernama Mas Wildan, seseorang yang berasal dari Pondok Pesantren Modern Yatim dan Dhu’afa Madania yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN).

              Mas Wildan memperkenalkan banyak hal tentang Greenhouse beserta seluruh isinya. Ia menjelaskan seluruh benda yang ada di Greenhouse Assalafiyyah. Seperti seribu pohon melon yang dibagi menjadi dua jenis, yaitu melon Inthanon dan Rangipo yang diimpor dari Belanda atau Thailand dan Jepang. Yang di mana jika melon Rangipo telat dipanen maka dapat menyebabkan keretakan atau bahkan pecah.

              Selain itu, Greenhouse ini difasilitasi dengan dinding insectnet dengan lebar 20x25 meter dan tinggi 4-6 meter, atap plastic UV, system hydroponic tetes, pupuk AB Mix, yellow insect atau bendera kuning yang berfungsi menghalau serangga, dan cara pengolahan Greenhouse dengan teknologi canggih yang sudah digunakan di Greenhouse Assalafiyyah. Mesin IoT yang bekerja otomatis berfungsi mengatur segala kegiatan di Greenhouse.

              “Dulu pernah Greenhouse Assalafiyyah dijadikan ekstrskurikuler. Tapi, karena SDM yang kurang mencukupi maka, ekstrakurikuler ini lama kelamaan menghilang,” ujar Mas Wildan saat menjelaskan mengapa sekarang Greenhouse Assalafiyyah tidak dijadikan ekstrakurikuler. 

              “Saya membawa empat teman yang menjadi personel untuk Greenhouse Assalafiyyah dari pondok saya, yaitu Pondok Madania,” kata Mas Wildan yang sedang tersenyum riang itu. 

              Ditambah lagi, Mas Wildan juga menjelaskan bahwa Greenhouse Assalafiyyah berdiri sejak tahun 2022 dengan tujuan sebagai pemasukan tambahan bagi pondok pesantren Assalafiyyah serta menjaga harga pemasaran tanaman yang ditanam. Adapula manfaat Greenhouse Assalafiyyah seperti bisa menanam tanaman di musim apapun, dan meningkatkan harga pemasaran tanaman. Namun, tantangan yang harus dihadapi juga tidak sedikit salah satunya ialah buah yang tumbuh tidak terlalu besar di musim hujan akibat matahari tidak menyinari tanaman dengan sempurna.

              Mengingat total investasi pembangunan dan peralatan yang banyak, Greenhouse ini menjadi aset berharga yang terus dikembangkan oleh Assalafiyyah. (AK)